Seperti yang diutarakan penulis Pada Bagian 1 Riwayat Kerajaan Kutaringin para Sultan / Raja dalam perkawinan nya tidak terelepas dari pertimbangan-pertimbangan asal calon Isteri suami dalam rangka memupuk persaudaraan dan kekuatan dukungan melaksaakan Tugas dan tanggung jawab kerajaan/kesulatanan.
Raja Kutaringin ke-2 Pangeran Mas Dipati Perkawinannya dengan Galuh Hasanah Bin Pangeran Adipati Tapa Sana Mempunyai anak yang namanya Pangeran Penembahan Anum yang menjadi Sultan Kutaringin yang ke-3, Pangeran Penembahan anum ini mempersunting isteri anak dari Sultan Tamdjidillah rai kerajaan Banjar yang namanya Putri Nurmalasari, yang merupakan perkawinan antara keluarga dalam rangka mempererat hubngan kekerabatan antara kerajaaan Banjar dan Kerajaan kutaringin yang s memang ada hubngan yang erat antara kedua kerajaan tersebut.
Perkawinan Sultan III kerajaan Kutaringin Panembahan Anum dengan Putri Nurmalasari dari Kerajaan Banjar ini melahirkan Pangeran Prabu sebagai Sultan kerajaan Kutaringin yang ke-4 disamping Pangeran Prabu perkawinan anak sultan yang ke-3 adalah Rt. Anum.
Isteri dari Sultan Kutaringin yg ke-3 yang lain adalah Putri Campa Binti Tenggku Barnabas dari Krajaan Trengganu.
Sementara Isteri dari Sultan Kutaringin yang ke-4 Pangeran prabu beristri Putri Jamantan Binti Patih Mas Matjan dari Tanjung Beingin ( kini masuk Kabupaten Lamandau ) danisteri paduka Raja yang ke-4 ini juga yaitu Putri Kuncup Binti Patih Karang Batu Pagatan ( kini masuk wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur ).
Terlihat dari Perkawinan memperkokoh kerajaan dan juga wilayah pemerintahan disamping juga untuk mempererat hubungan kekerabatan. Perkawinan Sultan ke-4 Kutaringin dengan Putri Djemantan binti Patih Matjan dari Tanjung Beringin lamandau ini melahirkan anak namanya : 1. Pangeran Tjakra, 2. Pangeran Dipati Tuha yang kemudian Sultan ke-V kerajaan Kutaringin, 3. Pangeran Kerta.
Pangeran Dipati Tuha sebagai sultan ke-V kerajaan kutaringin ini ketemu jodoh atau kawin dengan Ratu mangkurat. Ratu Anum dan Pangeran Purbaya bin Tamdjidillah kerajaan Banjar ( kawin antara saudara sepupu ) saudara dari Ratu Mangkurat ini yaitu P. Pugar, Pangeran ratu, Pangean Tumenggung. Terlihat dari perkawinan Keluarga besar dari Pagatan dan keluarga besar dari Lamndau menjadi satu dalam kerajaan Kotaringin sehingga semangat kekeluargaan antara wilayah dimaksud saat itu terbina dengan baik ) ( bersambung )


